Pages

Rabu, 04 Februari 2015

Kebersihan Lingkungan SMP Negeri 20 Malang


            Assalamu’alaikum wr. wb
Yang terhormat ibu Tutut Sri Wahyuni selaku kepala sekolah, Ibu/Bapak guru, dan teman-teman yang saya sayangi. Perkenalkan nama saya Rizky Rosandi Pratama kelas 9F, saya akan berpidato tentangkebersihan lingkungan sekolah SMP Negeri 20 Malang.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kepada Allah SWT. Atas rahmat dan karunia-Nya kita masih diberi kesehatan untuk berkumpul pada hari ini dalam keadaan sehat wal’afiat. Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dra. Tutut Sri Wahyuni selaku Kepala SMP Negeri 20 Malang, bapak dan ibu guru serta teman-teman yang saya sayangi, karena saya telah diberi kesempatan untuk menyampaikan pidato saya. Tujuan saya berdiri disini untuk menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah agr kita dapat ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan
Cara  menjaga kebersihan lingkungan kita harus mengetahui terlebih dahulu apa arti kebersihan lingkungan. Arti kebersihan lingkungan yang sesungguhnya adalah suatu keadaan
dimana lingkungan tersebut adalah layak untuk ditinggali manusia, dimana keadaan kesehatan manusia secara fisik dapat terjaga.. Maka kita harus menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta kehidupan yang layak dan sejahtera. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari hal-hal yang kecil, tetapi terkadang sangat sulit kita lakukan.
Lingkungan yang kotor berarti penganggu kesehatan yang juga berarti membuat bibit penyakit. Namun segala sesuatu ada kata perubahan hanya saja dalam segala persoalan-persoalan, semua ini tidak dapat dijalankan tanpa sebuah kesadaran dari setiap individu masyarakat maupun kelompok masyarakat untuk menjaga kebersihan, Maka Kebersihan itu tidak akan berguna dan menimbulkan banyak kerugian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pandangan masyarakat tentang sadar lingkungan sangatlah minim/kurang. Sepertinya belum tumbuh kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Pada kesempatan kali ini saya mengajak saudara-saudara sekalian untuk menjaga kebersihan. Mari kita mulai dari diri kita sendiri dengan cara membuang sampah pada tempatnya. Selain penyebab banjir, sampah merupakan perusak pemandangan. Coba kita amati di daerah - daerah kumuh yang banyak tumpukan sampah. Amat sangat menyedihkan, sampah berserakan di mana-mana. Tidak hanya di daerah kumuh. Tapi juga di sekolah, di rumah kita terkadang sampah masih saja berserakan.
Faktor lain selain sampah adalah penebanagan liar yang mengakibatkan hutan gundul. Padahal pohon memiliki banyak sekali manfa’at, seperti menghisap karbon monoksida dari kendaraan bermotor yang berbahaya bagi manusia, menyerap air ketika hujan deras sehingga tidak terjadi longsor, menyejukkan lingkungan sekitar karena menghasilkan menghasilkan oksigen dan masih banyak lagi. Karena itu, apa yang akan terjadi apabila hutan gundul dan pohon menjadi langka? Padahal kita semua sangat bergantung kepada setiap pohon yang ada. Bukankah kita semua tidak ada yang mau mengalami bencana alam atau tinggal di lingkungan yang kotor? Tapi mengapa kita masih enggan merawat lingkungan yang kita tinggali ini? Padahal hanya dengan membuang sampah dan menanam pohon sebanyak mungkin sudah dapat mencegah bencana alam dan melestarikan lingkungan.
Munculnya kesadaran akan pentingnya merawat bumi ada pada diri kita sendiri, kalau kita mau berusaha pasti kita bisa menjaga lingkungan di sekitar kita. Karena jika kita mempunyai rasa cinta terhadap kelestarian bumi kita ini. Saya jamin, adiwiyata bisa kita capai dengan mudah. Mungkin hanya inilah sepatah dan beberapa patah kata yang bisaa saya utarakan yang sekedar uneg-uneg saya untuk membangun pola pikir kita dan termotivasi untuk bisa menjaga lingkungan hidup tidak hanya pada sekolah, tetapi juga pada lingkungan luar sekolah.
Demikian pidato yang dapat saya sampaikan, semoga ada satu atau dua hal yang bermanfa’at bagi hadirin. Jika ada tutur kata yang kurang berkenan mohon dimaafkan. Sekian terimakasih.

Wabillahi taufik wal hidayah. Wassalamu’alaikum wr. wb  

0 komentar:

Posting Komentar